berita
berita

| mas e

BMKG Dalam High Level Meeting TPID Kabupaten Katingan Tahun 2024

												

Katingan - 1 Maret 2024, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut, Bapak Agung Sudiono Abadi, S. Si, beserta Koordinator Bidang Data dan Informasi, Bapak Anton Budiyono, SP., M. Si dan Kepala Bidang TU, Bapak Hendy Rusmanto, S.E. menghadiri High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Katingan Tahun 2024. Dalam kegiatan ini, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut menjadi narasumber yang menyampaikan prakiraan kondisi Iklim wilayah Kalimantan Tengah Khususnya Kabupaten Katingan untuk tahun 2024. Narasumber lain yang juga hadir dalam kegiatan ini diantaranya Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala BPS Kab. Katingan dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kab. Katingan, serta kegiatan ini dipimpin oleh PJ. Bupati Kab. Katingan. kegiatan ini dihadiri pula oleh dinas - dinas terkait dan juga ketua dari beberapa organisasi pertanian dan peternakan serta pengusaha - pengusaha yang beroperasi di wilayah Kab. Katingan. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh PJ. Bupati Kab. Katingan, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber. Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut banyak informasi yang berkaitan dengan prakiraan kondisi iklim Kalimantan Tengah khususnya Kab. katingan, Salah satunya yang disampaikan adalah bahwa Wilayah Kalimantan Tengah khususnya kab. Katingan pada bulan maret masih mengalami curah hujang yang cukup tinggi. Untuk itu, pemangku kebijakan diharapkan melakukan antisipasi terhadap naiknya bahan-bahan pokok di wilayah Kab. Katingan sebagai dampak yang ditimbulkan oleh tingginya curah hujan tersebut. TPID sendiri adalah sebuah tim yang dibentuk oleh pemerintah daerah untuk mengendalikan inflasi di daerahnya. TPID bertugas memonitor dan menganalisis pergerakan harga barang di pasar khususnya bahan - bahan pokok, serta melakukan tindakan-tindakan preventif dan korektif untuk mengendalikan inflasi di daerahnya. TPID dapat beranggotakan dinas - dinas yang terkait di daerah tersebut, Bank Indonesia, pengusaha, pedagang dan elemen - elemen masyarakt lainnya. Peran BMKG dalam TPID adalah memberikan informasi terkait cuaca dan iklim yang dapat mempengaruhi kegiatan - kegiatan pertanian dan peternakan.